Metode Khitan yang paling Aman

Bagi masyarakat Indonesia, sunat merupakan hal lazim bagi pria sebelum usia akil balig. Terlepas dari ajaran agama, sunat juga memberikan sederet manfaat kesehatan, antara lain menurunkan risiko infeksi saluran kemih, menurunkan risiko dari kanker penis, dan membersihkan alat kelamin. Mari kita simak artikel dibawah ini yang berjudul “Metode Khitan yang paling Aman” sebagai berikut. Klinik Az-Zahra Jogja Call 082134495179.

Sebelumya kita ulas sedikit mengenai manfaat sunat untuk kesehatan dan resiko sunat yang menyertai, sebagai berikut :

Menurut sebuah organisasi dokter anak, walaupun sunat pada bayi laki-laki memiliki risiko, namun manfaatnya secara medis jauh lebih banyak. Oleh karena itu, sunat bisa dipertimbangkan untuk dilaksanakan, tetapi bukan suatu kewajiban secara medis. Manfaat tersebut antara lain :

1. Mencegah masalah penis

Terkadang, kulup pada penis yang tidak disunat bisa menjadi sulit atau tidak memungkinkan untuk ditarik ke atas (phimosis). Kondisi ini bisa memicu peradangan pada kulup. 

2. Lebih mudah dibersihkan

Sunat membuat penis lebih mudah dibersihkan. Meski penis yang tidak disunat pun sebenarnya tidak sulit untuk dibersihkan. 

3. Menurunkan risiko penyakit

Termasuk risiko terkena infeksi saluran kemih (ISK), infeksi menular seksual dan kanker penis. ISK pada laki-laki lebih umum terjadi pada mereka yang tidak disunat. Jika infeksi parah pada bayi tidak ditangani dengan tepat, dapat memicu masalah ginjal nantinya. Infeksi menular seksual dapat diturunkan risikonya dengan prosedur sunat, termasuk HIV. Namun, bukan berarti bisa bebas melakukan hubungan seks sembarangan. Perilaku seks yang aman dan sehat tetap diperlukan. Secara umum, kanker penis jarang terjadi, namun kemungkinan terjadinya menjadi lebih besar pada penis yang tidak disunat. Selain itu, nantinya perempuan yang menjadi pasangan seksual dari laki-laki yang disunat lebih berkemungkinan untuk terhindar dari kanker serviks. Sedangkan resiko sunat, bisa dikatakan tergolong sangat rendah. Tingkat komplikasi sunat sekitar 0,1-35%, dengan sebagian besar komplikasi melibatkan infeksi, perdarahan, dan gagalnya membuang kulit kulup yang cukup. Perdarahan dan infeksi ini bisa timbul dari iritasi akibat gesekan popok dan amonia dalam urine.

Komplikasi sunat yang lebih serius, seperti :

1. Cedera pada penis. Misalnya fistula uretral, nekrosis penis, dan amputasi sebagian. Peradangan pada bukaan penis (meatitis) dan gangguan yang berkaitan dengan kemih, misalnya meatal stenosis.

2. Rasa nyeri saat ereksi ketika sudah dewasa. Hal ini disebabkan terlalu banyak kulit yang dipotong, namun jarang terjadi.

3. Kemungkinan risiko yang berkaitan dengan masalah kulup. Misalnya kulup gagal sembuh dengan baik, dipotong terlalu pendek atau terlalu panjang, maupun kulup yang masih menempel di ujung penis hingga butuh bedah perbaikan.

Normalnya, sunat itu memang sakit (meski banyak juga yang bilang bahwa sunat itu tidak sakit). Bagaimana tidak? Ujung penis, yang merupakan salah satu bagian tubuh laki-laki paling sensitif itu, dipotong. Meski begitu, seiring dengan semakin modern teknik sunat, semakin banyak pula pilihan yang dapat membuat si kecil tak merasa kesakitan. Metode sunat tanpa sakit sempat ramai dibicarakan dijagat perkhitanan dan kini menjadi pilihan utama banyak orang ketika akan mengkhitankan anak mereka. Jauh sebelum teknik sunat tanpa sakit jadi populer, masyarakat kita sudah mengenal berbagai teknik sunat tradisional atau konvensional. Yuk, kenali lebih jauh berbagai teknik sunat tersebut, agar tidak ragu memilih ketika tiba saatnya anak ingin sunat atau khitan.

Berikut teknik atau metode sunat / khitan :

1. Tradisional

Teknik ini mungkin sudah sangat jarang ditemui di daerah perkotaan. Teknik sunat tradisional biasanya dilakukan oleh bong supit (juru khitan), bengkong (dukun sunat dalam masyarakat Betawi), menggunakan pisau, silet, atau pun bambu yang telah ditajamkan. Peralatan yang akan dipakai tersebut di sterilkan dengan alkohol sebelum penggunaan. Tanpa pembiusan, kulit penis yang akan dipotong diregangkan dengan semacam alat penjepit, baru kemudian di potong dengan sekali iris. Setelah itu, bekas luka ditaburi semacam obat anti-infeksi dan dibalut tanpa melalui proses dijahit. 

Kelebihan dari teknik ini adalah prosesnya cepat, sedangkan kekurangan yang dimiliki teknik ini yaitu berisiko terjadi perdarahan dan infeksi jika dilakukan dengan tidak benar dan tidak steril, berisiko terpotongnya saraf di sekitar penis yang bisa memengaruhi hubungan seksual kelak.

2. Konvensional

Metode satu ini masih banyak digunakan oleh dokter dan mantri sunat. Biasanya sebelum melakukan metode sunat konvensional, akan dilakukan pembiusan terlebih dahulu. Kemudian kulit ujung diiris melingkar menggunakan gunting atau pisau khusus bedah. Setelah itu kulit yang terkelupas akan dijahit. Proses pengerjaannya membutuhkan waktu sekira 30-50 menit dan masa pemulihannya lumayan lama.

Kelebihan yang dimiliki teknik ini yaitu rasa sakit minimal karena menggunakan bius lokal, resiko infeksi kecil karena menggunakan peralatan yang sudah sesuai dengan standar medis, biaya cukup terjangkau, bisa diterapkan pada pasien hiperaktif, autisme, dan anak yang berpenis kecil. Disamping kelebihan, teknik ini sudah pasti memiliki kekurangan, diantaranya yaitu proses pengerjaan cukup lama sekitar 30 - 50 menit, proses penyembuhan relatif lama, dan luka tidak boleh terkena air selama beberapa hari agar proses penyembuhan lebih cepat.

3. Electric cauter

Metode Khitan yang paling Aman
Metode yang satu ini sering disebut sebagai sunat / khitan laser. Namun sebenarnya metode ini menggunakan alat seperti pistol yang dialiri listrik bukan sinar merah seperti laser. Saat listrik mengalir, ujung pistol yang terbuat dari logam akan panas dan memerah. Ketika itulah alat digunakan untuk menggunting ujung kulit tanpa berdarah karena panas yang langsung membekukannya. Metode ini tetap membutuhkan jahitan untuk menyambung kembali kulit, tetapi waktu pemulihannya lebih cepat daripada konvensional. Proses pengerjaannya memakan waktu 10-20 menit.

Teknik atau metode electric cauter ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya diantaranya resiko perdarahan minimal karena menggunakan elemen yang dipanaskan, cocok untuk anak di bawah usia 3 tahun yang pembuluh darahnya sangat kecil, waktu penyembuhan relatif lebih cepat dibandingkan metode konvensional, waktu pengerjaan lebih cepat dibandingkan metode konvensional. Kekurangannya yaitu menimbulkan bau yang menyengat, seperti daging terbakar, serta dapat menyebabkan luka bakar, prosedur harus dilakukan oleh dokter ahli karena jika tidak dilakukan dengan benar, kulit penis dikhawatirkan dapat menutup kembali, pada anak yang sudah lebih besar, dokter biasanya menyarankan bius total.

4. Klem

Metode Khitan yang paling Aman
Metode ini menggunakan tabung plastik khusus yang ukurannya menyesuaikan ukuran anak yang hendak di sunat. Metode klem membuat kulit ujung dijepit dengan menggunakan alat sekali pakai. Kemudian kulit itu di potong dengan pisau bedah. Metode ini tidak membutuhkan penjahitan. Hanya saja klem harus di pasang hingga luka mengering sekitar 3-6 hari. Proses pengerjaanya sekira 7-10 menit.

Kelebihan dari metode klem yaitu perdarahan minimal, tanpa jahitan maupun perban, luka khitan boleh kena air, proses cepat, hanya sekitar 7 - 10 menit, rasa sakit minimal, si kecil bisa langsung beraktivitas seperti biasa pasca khitan. Kekurangannya yaitu biaya lebih mahal dibandingkan metode konvensional dan klem yang menempel pada penis dapat membuat si kecil merasa tak nyaman.

5. Laser CO2
Metode Khitan yang paling Aman
Inilah metode sunat / khitan laser yang sesungguhnya. Meski masih sangat jarang dilakukan, metode sunat laser sudah tersedia di Indonesia, terutama di kota besar, seperti Jakarta. Laser yang digunakan adalah laser CO2. Setelah dibius lokal, kulit penis yang hendak dipotong ditarik dan dijepit dengan klem. Laser CO2 kemudian memotong kulit penis tanpa mengeluarkan setetes darah pun. Meski begitu, kulit tetap harus dijahit agar proses penyembuhan sempurna.

Kelebihan yang di miliki teknik/metode laser CO2 ini dibandingkan metode yang lain yaitu relatif cepat, dalam waktu 10 - 15 menit sudah selesai, tidak ada perdarahan, kalaupun ada, sangat sedikit, proses penyembuhan cepat, rasa sakit minimal, hasil secara estetika lebih baik. Kekurangannya yaitu harga relatif mahal dan hanya tersedia di rumah sakit besar.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai teknik atau metode sunat yang aman, semoga bermanfaat.

Wa 0821 3449 5179, Pasang Behel Gigi Atas Harga Termurah Berbah

Bingung mencari tempat behel gigi terbaik ? Disini tempatnya untuk pasang behel gigi di Jogja . Baik behel gigi metal, behel gigi damon...