Khitan terbiasa dikaitkan dengan ajaran agama Islam, maka dari itu banyak manusia yang non muslim menjadi ragu untuk melaksanakan sunat. Padahal dari berbagai hasil penelitian yang dilakukan oleh kelompok medis tentang sunat, berlimpah sekali tercantum faedah bagi kesehatan sesudah khitan. Sunat adalah semacam perlakuan untuk membuang kulup, sepotong kulit yang menyelimuti kepala penis. tindakanyang dilaksanakan tim kesehatan mengenai khitan mamaparkan bahwa perlakuan itu memperbaiki organ vital pria menjadi lebih bersih dan terbebas dari mikroorganisme. lazimnya khitan dijalankan oleh anak laki-laki yang belum baligh. umumnya di Indonesia sunat dikerjakan di umur 3-7 tahun. Namun tiba-tiba muncul sebuah pertanyaan bagaimana apabila seseorang pindah agama ke Islam di usia sudah baligh dan belum khitan?
Ahli medis menyebutkan bahwa khitan di umur sudah baligh tidak perlu di gelisahkan karena tetap aman dilaksanakan. tetapi apabila sunat dikerjakan di usia belia, akan semakin cepat waktu pelaksanaan atau penyembuhannya. Namun pada mulanya khitan di umur dewasa tidak mengakibatkan efek samping yang buruk. Sunat anak belum baligh lazimnya memerlukan waktu 5-10 menit untuk proses sunat sementara pada baligh untuk proses pembuangan kulit kulup biasanya memakan waktu kurang lebih 1 jam. Proses penyembuhannya pun berbeda, pada anak-anak cukup 2-3 hari, namun pada dewasa mencapai 5-7 hari.
Pria dewasa yang memutuskan untuk sunat merupakan suatu keberanian yang pantas kita hargai. khitan yang dikerjakannya itu mampu mengurangi resiko untuk terjangkit infeksi saluran kemih dan penyakit menular seksual lainnya. faedah lainnya adalah laki-laki yang di khitan cenderung memiliki imun lebih baik sehingga tidak terlalu cepat mengalami ejakulasi saat berhubungan intim.
Ahli medis menyimpulkan banyaknya faedah sunat yang dijalankan pada pria tua, sebagai berikut :
1. Penis jadi lebih mudah dibersihkan.
2. Mengurangirisiko terkena penyakit menular seksual.
3. Mengurangirisiko terkena infeksi saluran kemih (ISK).
4. menghindariterjadi fimosis.
5. menghindariradang ujung kepala penis dan radang pada kepala penis.
6. Mengurangirisiko terjadinya kanker serviks pada pasangan perempuan.
7. menjagaterhadap kanker penis.
Jadi, tidak ada kata terlambat untuk menghalangi diri dari benih-benih penyakit dengan melaksanakan khitan baligh.
Prosedur khitan pada baligh dan anak lazimnya sama. Hanya saja khitan pada laki-laki baligh memakan lebih banyak waktu untuk proses tindakan dan penyembuhan paska khitan. Prosedur yang pertama kali dilaksanakan umumnya pembiusan. Pilihan bius dapat melalui obat bius lokal, sebagian badan, atau bius umum yang membuat anda tertidur. apabila dokter menerapkan bius umum, seperangkat alat pernapasan akan dipakaikan ke mulut atau hidung anda dan kondisi anda akan dipantau selama operasi. Dari ketiga jenis anestesi tersebut, anestesi lokal lebih digemari karena harganya lebih murah dan lebih sedikit efek sampingnya. Setelah itu klem akan dilekatkan ke penis dan dokter akan dengan cepat mengangkat kulit yang menutupi kepala penis kemudian memotongnya. lalu akan dijalankan proses penjahitan dan penutupan dengan kain kassa. akan tetapi tindakan paling akhir tersebut dokter mempunyai perbedaan pendapat dan pandangan terhadap luka sunat. Ada sebagian dokter yang melakukan penjahitan dan penutupan luka dengan kassa, tetapi ada beberapa dokter juga yang tidak melakukan. Hal tersebut tak menjadi masalah, sebab tidak berpengaruh terhadap penyembuhan luka setelah sunat.
Setelah melakukan sunat, biasanya penis akan terlihat memerah, membengkak, atau memar yang diikuti rasa nyeri di ujung penis. Namun keadaan tersebut akan membaik di hari ke 5-7 setelah sunat. Perawatan sesudah khitan sudah jelas menjadi utama agar penyembuhan luka menjadi lebih cepat.
Minum obat-obatan
Dokter mungkin akan meresepkan obat penghilang rasa nyeri dan antibiotik. minum obat tersebut sesuai anjuran yang diberikan.
Gunakan celana yang tidak ketat
pakailah celana khitan atau pelindung lainnya dan pasang dengan tepat agar penis aman. Jangan gunakan celana dalam umunya, pakailah celana yang besar.
Mengatur makanan
Setelah sunat tidak memiliki pantangan dalam makanan, hanya dianjurkan untuk makan-makanan yang banyak mengandung protein. Menurut teori, makan-makanan yang mengandung banyak protein akan mempercepat penyembuhan luka, seperti telur, tempe, tahu, ikan, dan daging. Pantangan hanya ditujukan kepada orang yang punya alergi protein tinggi. Adapun pedas, mie dan minuman bersoda atau softdrink sebaiknya memang dijauhi sebab bisa mengganggu kesehatan secara umum, contohnya mengakibatkan gangguan pencernaan atau radang tenggorokan yang dapat mengganggu kesehatan secara umum. Hal tersebut akan menghalangi proses penyembuhan luka khitan sebab konsentrasi kekebalan tubuh menjadi terbagi untuk menyembuhkan luka sekaligus mengobati masalah kesehatan yang lain. oleh karena itu ada baiknya selama masa penyembuhan tak mengonsumsi makanan yang dapat merugikan kesehatan.
Jangan aktif bergerak
Minimalkan aktivitas untuk beberapa hari sesudah khitan. Istirahat cukup sangat diperlukan untuk menjauhi edema yang berlebihan.
Bersihkan luka
Kain kasa mungkin bisa dilepas satu sampai dua hari sesudah prosedur. Ketika anda sudah diperbolehkan untuk mandi atau ketika penis sudah sembuh, anda bisa membersihkan area penis dengan hati-hati. Bersihkan penis dengan sabun berbahan lembut dan air bersih. Hindari berendam di air hangat sampai mendapat persetujuan dari dokter. Anda tidak dianjurkan melakukan hubungan seks atau masturbasi selama empat hingga enam minggu setelah prosedur sunat dewasa. Jika setelah melakukan sunat dewasa anda merasa sakit ketika buang air kecil, mengalami demam, menggigil, batuk, atau ada darah pada urine, rasa sakit dan bengkak pada penis yang tidak kunjung membaik, segera hubungi dokter.
Perawatan paska sunat memang terkesan sepele. Namun apabila sampai lupa akan memunculkan bekas permanen atau bahkan pemotongan keseluruhan penis. Lindungi dan jaga kesehatan anda. Hubungi tenaga medis jika terjadi hal-hal yang tidak biasa misalnya perdarahan yang banyak.