Resiko Sunat pada Orang Dewasa

Resiko Sunat pada Orang Dewasa

Meskipun khitan atau sunat seringkali dikaitkan dengan tradisi keagamaan tertentu, dalam realitanya sunat disebut memiliki banyak sekali manfaat kesehatan. Sebagai informasi, sunat adalah sebuah tindakan untuk membuang kulup, bagian kulit yang menutupi kepala penis. Disebutkan bahwa tindakan ini bisa membuat organ vital pria menjadi lebih bersih dan terbebas dari penumpukan bakteri atau kuman yang bisa menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan. Normalnya, sunat dilakukan di usia anak-anak. Di Indonesia sendiri, kebanyakan anak akan melakukan khitan/sunat saat usia sekolah dasar atau awal-awal usia sekolah menengah pertama. Pakar kesehatan sendiri menyebutkan bahwa rata-rata usia sunat adalah 3 hingga 7 tahun. Namun, sebuah pertanyaan pun muncul, bagaimana jika orang dewasa tiba-tiba ingin melakukan sunat. Apakah hal ini bisa berbahaya bagi kesehatan? Simak penjelasan artikel dibawah ini mengenai "Resiko Sunat pada Orang Dewasa" untuk mengetahui jawabannya. Klinik Az-Zahra Jogja call 082134495179.

Tahukah anda jika semakin muda kita melakukan sunat, semakin mudah pula waktu pelaksanaan atau penyembuhannya. Jika sunat dilakukan pada bayi yang baru dilahirkan, maka tindakan ini hanya akan membutuhkan waktu 5 hingga 10 menit saja. Hal yang berbeda terjadi jika sunat dilakukan pada pria dewasa. Proses untuk melakukan pembuangan kulit kulup sendiri bisa memakan waktu 1 jam. Setelahnya, proses penyembuhan lukanya juga cenderung cukup lama, yakni mencapai 5 hingga 7 hari.

Resiko Sunat pada Orang DewasaPakar kesehatan sendiri menyebutkan bahwa tindakan sunat pada orang dewasa tidak perlu dikhawatirkan karena masih aman bagi kesehatan asalkan dilakukan di tempat yang tepat. Selain itu, pria dewasa yang memutuskan untuk sunat juga bisa menurunkan resiko untuk terkena infeksi saluran kemih dan penyakit menular seksual lainnya. Keuntungan lain dari melakukan tindakan ini adalah pria yang sudah disunat cenderung memiliki daya tahan lebih baik sehingga tidak terlalu cepat mengalami ejakulasi saat berhubungan intim jika dibandingkan dengan pria yang belum pernah di sunat.

Di Indonesia, biasanya sunat dilakukan karena alasan agama saat anak laki-laki menginjak usia bangku sekolah dasar. Namun, pria berumur yang belum melakukannya masih bisa menjalani sunat. Adapun, prosedur sunat dewasa dan kanak-kanak umumnya sama. Sudah dibahas di awal bahwa sunat merupakan metode pengangkatan kulit yang menutupi kepala penis, salah satu manfaatnya yaitu bisa mengurangi risiko tertular penyakit menular seksual. Selain hal tersebut masih banyak lagi manfaat khitan / sunat bagi kesehatan :

Manfaat lain yang mungkin bisa anda dapatkan dari sunat dewasa, antara lain :

1. Penis jadi lebih mudah dibersihkan.

2. Mengurangi risiko terjangkit penyakit menular seksual. Tapi ingat, jangan lupa untuk selalu mempraktikkan seks aman.

3. Mengurangi risiko terkena infeksi saluran kemih (ISK).

4. Mencegah terjadi fimosis atau ketidakmampuan untuk menarik kembali kulit penis atau kulup.

5. Mencegah balanitis (radang pada ujung kepala penis) dan balanoposthitis (radang pada kepala penis dan kulup).

6. Mengurangi risiko terjadinya kanker serviks pada pasangan wanita.

7. Proteksi terhadap kanker penis.

Jadi, tidak ada kata terlambat untuk mencegah diri dari benih-benih penyakit dengan melakukan sunat dewasa.

Prosedur sunat pada dewasa dan anak umumnya sama. Hanya saja membutuhkan waktu lebih lama ketimbang anak-anak, baik dari segi waktu dilakukannya sunat dan waktu penyembuhan sunat. Prosedur sunat dewasa memakan waktu sekitar 10 menit  hingga 1 jam. Sebelum prosedur sunat dimulai, dokter akan melakukan pembiusan. Pilihan bius bisa melalui obat bius lokal, separuh badan, atau bius umum yang membuat anda tertidur. Jika dokter menerapkan bius umum, seperangkat alat pernapasan akan dipasangkan ke mulut atau hidung anda dan kondisi anda akan dipantau selama operasi. Dari ketiga jenis anestesi tersebut, anestesi lokal lebih disukai karena harganya lebih murah dan lebih minim risiko.

Setelahnya, penjepit atau cincin plastik khusus akan dilekatkan ke penis. Kemudian, dokter akan mengangkat kulit yang menutupi kepala penis lalu memotongnya. Terakhir, penis akan diolesi dengan salep seperti petroleum jelly lalu dibungkus longgar dengan kain kasa.


Setelah selesai melakukan sunat, tentunya anda harus menjaga kebersihan luka paska sunat/khitan. Tahukah bagaimana cara merawat luka paska sunat dewasa? simak penjelasan dibawah ini :

Usai melakukan sunat dewasa, penis anda mungkin akan terlihat memerah, membengkak, atau memar yang diiringi rasa nyeri di ujung penis. Namun, hal tersebut biasanya akan membaik dalam tujuh hingga sepuluh hari. Untuk mengatasi rasa nyeri tersebut, anda bisa melakukan hal-hal di bawah ini:

1. Minum obat-obatan

Dokter mungkin akan meresepkan obat penghilang rasa sakit dan antibiotik. Konsumsi obat tersebut sesuai petunjuk yang diberikan.

2. Cara berpakaian

Gunakan celana sunat atau pelindung lainnya dan pasang dengan benar agar penis aman. Jangan mengenakan celana dalam biasa, gunakanlah celana yang tidak ketat. Termasuk tidak menggaruk luka khitan jika terasa gatal, sebisa mungkin tahan atau usap perlahan dengan telapak tangan.

3. Mengatur makanan

Sebenarnya tidak ada pantangan makanan tertentu yang khusus untuk pasien khitan. Ikan, telur dan daging bukan suatu “larangan  untuk dimakan” karena hal tersebut hanyalah “mitos” yang salah dan banyak berkembang di masyarakat. Sebaliknya kandungan vitamin dan protein yang terkandung dalam makanan tersebut diperlukan tubuh untuk membantu proses penyembuhan luka agar lebih cepat kering. Ikan, telur dan daging hanyalah pantangan bagi mereka yang memang “alergi” terhadap makanan tersebut. Cirinya adalah setiap kali orang tersebut mengkonsumsi makanan tersebut maka menyebabkan reaksi alergi (gatal, bentol, dan lain-lain) dan hal tersebut sudah berlangsung lama semenjak lahir/kecil dan bukan pada saat proses khitan saja. Patikan anda makan makanan yang berprotein tinggi untuk mempercepat penyembuhan luka paska sunat atau khitan.

Adapun pedas, mie dan minuman bersoda atau softdrink sebaiknya memang dihindari karena dapat mengganggu kesehatan secara umum, misalnya menimbulkan gangguan pencernaan atau radang tenggorokan yang dapat menurunkan kesehatan pasien secara umum. Hal tersebut akan menghambat proses penyembuhan luka khitan karena konsentrasi kekebalan tubuh jadi terpecah untuk menyembuhkan luka sekaligus mengobati masalah kesehatan yang lain. Jadi ada baiknya selama masa penyembuhan kita tidak memakan makanan yang bisa merugikan kesehatan kita.

4. Tidak perlu berlebihan

Biasanya orang yang terlalu khawatir akan penyembuhan luka pasca khitan menggunakan berbagai obat ataupun salep secara berlebihan. Hal ini justru sangat tidak dianjurkan karena bisa menjadi kotoran yang berdampak pada infeksi bila tidak rajin dibersihkan. Selama 4-5 hari setelah khitan sebaiknya mandi dengan cara dilap tubuhnya. Setelah waktu itu jika luka khitan sudah kering maka diperbolehkan mandi dengan air seperti biasanya.Gunakanlah sabun secukupnya dan tidak berlebihan agar tidak menyebabkan perih apabila mengenai bekas luka khitan. Berbagai cara modern yang dilakukan sekarang untuk proses khitan seperti laser ternyata bisa berakibat pada luka yang tidak menutup sempurna. Sampai sekarang proses khitan metode konvensional yang klasik cukup baik disamping juga metode klamp.

6. Jangan aktif bergerak

Istirahat untuk beberapa hari sangat diperlukan untuk menghindari bengkak (oedem) yang berlebihan. Kalau memang harus berjalan, tidak apa-apa seperlunya. Yang penting jangan melakukan aktifitas yang berlebihan seperti melompat-lompat atau berlari-lari. Hubungan seksual juga sebaiknya ditahan sampai penisnya sembuh total. Jadi, buat anda yang melakukan khitan di usia dewasa maka harus puasa dulu selama satu setengah bulan.

7. Bersihkan luka

Kain kasa mungkin bisa dilepas satu hingga dua hari setelah prosedur. Ketika anda sudah diperbolehkan untuk mandi atau ketika penis sudah sembuh, anda bisa membersihkan area penis dengan hati-hati. Bersihkan penis dengan sabun berbahan lembut dan air bersih. Hindari berendam di air hangat hingga mendapat persetujuan dari dokter.

Anda tidak disarankan melakukan hubungan seks atau masturbasi selama empat hingga enam minggu setelah prosedur sunat dewasa. Jika setelah melakukan sunat dewasa anda merasa sakit ketika buang air kecil, mengalami demam, menggigil, batuk, atau ada darah pada urine, rasa sakit dan bengkak pada penis yang tidak kunjung membaik, segera hubungi dokter.

Mungkin perawatan akan terkesan sepele. Namun jangan sampai anda lalai, karena jika luka tidak dirawat dengan benar, luka sunat akan menimbulkan bekas permanen. Bahkan terdapat kasus ekstrem hingga harus melakukan amputasi pada keseluruhan penis. Rawat penis pasca sunat jangan sampai terkena infeksi. Segera hubungi dokter jika perdarahan tidak berhenti atau justru bertambah banyak. 

Demikian informasi mengenai resiko sunat pada orang dewasa, semoga bermanfaat.

Wa 0821 3449 5179, Pasang Behel Gigi Atas Harga Termurah Berbah

Bingung mencari tempat behel gigi terbaik ? Disini tempatnya untuk pasang behel gigi di Jogja . Baik behel gigi metal, behel gigi damon...